Photobucket Photobucket

misteri pasir penghisap  

Wednesday, December 23, 2009




Dapat mengisap manusia ke lubang tak berdasar


Pasir hidup adalah mekanisme paling unik alam semesta, ia mungkin terpendam di pantai tepi sungai atau bahkan mungkin di halaman belakang sekitarnya, dengan tenang menunggu orang-orang mendekat, membuat orang sulit maju ataupun mundur. Pada tahun 1692, di pelabuhan Jamaika, pernah terjadi pasir hidup yang terbentuk dari larutan tanah akibat gempa, belakangan menyebabkan 1/3 kota hilang, dan tragedi yang menewaskan 2000 jiwa manusia. Danau yang tampak tenang di selatan Inggris, fyord atau teluk sempit di Alaska yang indah tapi berbahaya dan daerah lainnya pernah terjadi peristiwa manusia terperangkap ke dalam pasir hidup. Namun, sebagian besar orang kerap tidak pernah menjumpai pasir hidup, apalagi menyaksikan sendiri orang terperosok ke dalam pasir hidup atau mengalaminya sendiri. Kesan orang-orang terhadap pasir hidup terutama berdasarkan berbagai film yang ditontonnya. Suasana atau pemandangan yang diciptakan dalam film melukiskan pasir hidup adalah suatu momok yang dapat mengisap manusia ke lubang tak berdasar.


Akan larut jika permukan Quicksand terganggu
seorang ilmuwan dari Universitas Amsterdam, Belanda yakni Daniel Bonn pernah menemui seorang gembala setempat. Sang gembala menunjuk pasir hidup sambil berkata pada Bonn, bahwa pernah ada unta terperosok ke dalam kemudian lenyap tak berbekas.lalu segera ia melakukan penyelidikan terkait setelah kembai ke negaranya. Ia membawa sampel pasir ke Belanda dan menganalisis komposisinya. Setelah menemukan bahwa campuran tersebut terdiri atas pasir berkualitas tinggi, tanah liat, dan air garam, Bonn bersama timnya membuat tiruan pasir hisap dalam jumlah besar.

Ia mengamati dan menganalisa dengan cermat puluhan film yang melukiskan pemandangan pasir hidup yang menelan manusia itu, dan mendapati bahwa gambaran yang dilukiskan film-film ini sepenuhnya salah dan keliru. Kemudian, di dalam laboratoriumnya, Bonn mencampurkan pasir, tanah liat dan air garam, membentuk sebuah maket pasir hidup dalam ruangan kecil untuk diteliti. Setelah percobaan secara berulang-ulang, personel peneliti yang dipimpin Bonn mendapati, bahwa perlu waktu beberapa hari untuk membuat pasir menjadi lengket. Sebaliknya sangat mudah kalau hendak menghilangkan viskositasnya (sifat merekat), yakni cukup diberi tekanan yang pas di permukaannya. Permukaannya akan segera “larut” dengan cepat jika mendapat gangguan gerak, pasir di permukaan akan menjadi gembur (lembek), dan pasir di lapisan yang dangkal juga akan merosot ke bawah dengan cepat. Gerakan perpindahan ini membuat benda yang bergerak di permukaan pasir tenggelam ke bawah, kemudian seiring dengan meningkatnya kedalaman penenggelaman tersebut, pasir yang jatuh ke bawah melalui gerakan perpindahan dari lapisan atas perlahan-lahan akan menyatu, lalu akan menciptakan endapan yang tebal, sehingga viskositas atau sifat merekat pasir bertambah cepat, mencegah obyek terperosok lebih jauh.


Butuh kekuatan mengangkat sebuah mobil
Menurut hasil penelitian, bahwa orang yang terperosok ke dalam pasir hidup umumnya tidak bisa bergerak, densitas pasir yang meningkat kemudian merekat di bagian anggota badan bawah yang terperosok dalam pasir hidup tersebut, membentuk tekanan yang sangat besas pada tubuh, membuat kita sangat sulit mengeluarkan tenaga. Orang yang sangat besar tenaganya sekalipun juga sulit dalam waktu singkat bisa mengeluarkan korban yang terperangkap dalam pasir hidup tersebut. Setelah dikalkulasi peneliti terkait, bahwa untuk mengeluarkan satu kaki korban yang terperangkap dengan kecepatan 1 cm/ detik saja butuh kekuatan 100 ribu Newton, atau kurang lebih setara dengan kekuatan mengangkat sebuah mobil ukuran sedang. Kecuali dibantu dengan mobil Derek, jika tidak sulit sekali mengeluarkan korban yang terperangkap dalam pasir hidup tersebut dalam waktu singkat. Hasil penelitian terkait juga menunjukan, menurut hitungan kekuatan ini, jika secara paksa menyeret korban, maka sebelum pasir hidup “melepaskan” korban yang terperangkap, tubuh korban sudah putus tertarik oleh kekuatan yang besar itu. Resiko yang diakibatkan tindakan demikian jauh lebih berbahaya dibanding membiarkan korban tetap berada dalam pasir hidup tersebut untuk sementara waktu.

Bagaimana menyelamatkan diri dari perangkap
Sebenarnya sebagian besar pasir hidup tidak jauh berbeda dengan pasir pada umumnya, tidak menyeramkan sebagaimana yang dilukiskan dalam film. Secara prinsipal, ia hanya pasir yang telah diresapi air, karena friksi (gaya gesek) antar butiran pasir berkurang, sehingga menjadi campuran pasir dan air setengah cair yang sulit mendukung. Pasir hidup biasanya dijumpai di sekitar pantai.

Menurut Benn, bahwa hanya ada satu keadaan pasir hidup dapat menenggelamkan manusia (mati tenggelam), yaitu ketika bagian kepala lebih dulu masuk ke dalam, namun kemungkinan terperosok dengan cara demikian sangat kecil. Orang yang terperosok ke dalam pasir hidup hanya merasakan sedikit tekanan pada bagian dada, agak sulit bernapas, tidak akan mengancam jiwa. Air pasang di dekat pasir hidup barulah musuh yang menakutkan bagi korban yang terperangkap.

Orang-orang keliru menafsirkan bahwa dengan menggoyangkan kaki bisa melonggarkan pasir di sekitar badan, sehingga dengan demikian dapat membantu anggota badan untuk keluar dari dalam pasir. Ilmuwan terkait menuturkan, sebetulnya bukan begitu, gerakan demikian hanya akan mempercepat endapan tanah liat, memperkuat viskositas (sifat merekat) pasir hidup, meronta membabi buta hanya akan membuat korban terperosok lebih dalam.

Benn mengatakan, “cara untuk terlepas dari pasir hidup tetap ada, yaitu korban yang terperangkap harus menggerakkan secara perlahan kedua kakinya, agar air dan pasir semaksimal merembes masuk ke daerah hampa, dengan begitu akan dapat mengurangi tekanan badan si korban, sekaligus membuat pasir agar perlahan-lahan menggembur. Selain itu, sang korban juga harus berusaha agar anggota badannya terpisah, sebab jika area permukaan pasir yang disentuh badan semakin besar, maka daya apung yang didapat akan semakin besar. Asalkan korban memiliki kesabaran yang cukup, dengan gerakan yang cukup tenang dan santai, maka secara perlahan pasti akan terbebas dari perangkap pasir hidup.

Selain itu hasil penelitian juga mendapati, saat suatu obyek terperosok ke dalam pasir hidup, kecepatan terbenamnya ditentukan oleh densitas obyek tersebut. Densitas pasir hidup umumnya 2 g/milliliter, sedangkan densitas manusia adalah 1g/milliliter. Di bawah densitas demikian, tubuh manusia yang terbenam ke pasir hidup tidak akan mati tenggelam, kerap akan berhenti sampai sebatas pinggang.

Selain itu peneliti juga mendapati, bahwa meskipun sejumlah obyek yang berdensitas lebih besar dari pasir hidup, tapi tetap bisa mengapung di atas pasir hidup. Dalam percobaan terkait, mereka kemudian meletakkan bola aluminium yang berdensitas 2.7g/mililiter di atas permukaan pasir hisap. Dan meskipun densitasnya lebih besar dari pasir hidup. Namun karena mendapat pengaruh daya apung pasir hisap dan tegangan pasir, maka bola aluminium tetap bisa dengan tenang berada di permukaan pasir hidup. Bola tersebut tidak tenggelam hingga para peneliti menggetarkan pasir hisap dan membuat gerakan yang menyebabkan campuran lebih cair. Ketika melakukan hal ini, bola aluminium benar-benar seluruhnya tenggelam.

Namun saat menggunakan bola aluminium yang memiliki kerapatan sama dengan manusia yang berarti lebih rendah daripada kerapatan pasir hisap, bola tersebut tidak pernah tenggelam walaupun campuran diperlakukan dengan kasar. Jatuhnya objek ke pasir hisap menyebabkan pastikel pasir bercampur air kehilangan kestabilan. Jika terus diberi tekanan, campuran tersebut akan berubah menjadi lebih cair di permukaan dan sangat padat di dasarnya. “Semakin besar tekanannya, semakin banyak cairan yang terbentuk di pasir hisap sehingga gerakan korban membuatnya terperosok semakin dalam,” kata Daniel Bonn, pemimpin penelitian dari University of Amsterdam sebagaimana ditulis dalam jurnal Nature edisi 29 September.

Berdasarkan pengukuran terhadap peralatan aluminium ini, meningkatkan tekanan fisik ke partikel sebesar 1 persen menyebabkan kecepatan tenggelamnya naik sejuta kali. Bonn menambahkan bahwa menarik benda dari pasir pada tahap ini membutuhkan kekuatan setara mengangkat mobil berukuran menengah.

Sabar dan tenang
“Yang paling berbahaya adalah apabila pasir hisap cenderung menarik dengan cepat,” katanya. Tapi, kesabaran dapat menyelamatkan Anda. Jika ditunggu dengan sabar, partikel pasir lambat laun akan stabil sehingga daya apung campuran tersebut akan mengangkat Anda ke atas.

Kami mengetahui bahwa lapisan pasir di bawahnya lebih rapat sedangkan air lebih banyak di lapisan atas. Lapisan pasir yang sangat pekat di bawah sangat sedikit mengandung air sehingga sulit melepas kaki yang terperosok ke dalamnya,” lanjut Bonn. Sarannya, tetaplah tenang dan biasanya Anda akan terapung. Luruskan punggung Anda untuk memperluas area yang bebas dan tunggu hingga kaki bebas dari pasir. Bonn juga menyarankan agar kaki bergerak untuk mengendalikan air sehingga Anda terapung. “Anda harus memasukkan air ke dalam pasir dan cara yang paling mudah adalah memutar-mutar sekitar kaki di dalam pasir hisap,” tambahnya.

Saran tersebut kemungkinan besar benar. Buktinya, bola aluminium kedua dalam percobaan ini tidak tenggelam lebih dari setengah bagian. Meskipun bola tersebut hanya empat milimeter diameternya, kerapatannya sama dengan manusia sehingga bisa digunakan sebagai model manusia.

Sumber: http://beritanyata.blogspot.com/2009/08/misteri-pasir-pemangsa-atau-pasir.html

Share
AddThis Social Bookmark Button
Email this post


tempat tempat terdingin di dunia  

1. International Fall, Minnesota



International Fall di Minnesota, USA dikenal sebagai titik yang paling dingin di antara 48 negara bagiannya Amerika. Kota berpenduduk sekitar 7.000 orang ini mempunyai suhu rata-rata 36,4 °F (2 °C). Suhu rata-rata selama bulan Desember, Januari, dan Februari di bawah nol. Pada Festival local yang dinamai “Icebox Festival” mengadakan kompetisi seperti lomba snowmobile, memahat salju, main bowling dengan kalkun yang beku, dan kejuaraan “Freeze Yer Gizzard Blizzard Run. ” atau lomba lari di salju ada yang 5K ada juga yang 10k. Kota lain, Fraser di Colorado juga mengklaim julukan kotanya sebagai“Icebox of the Nation” atau bahasa kitanya “kulkasnya Negara”. Kedua kota memperjuangkannya di pengadilan, dan keputusan terakhir dengan nomor registrasi nomor 3375139 yang dikeluarkan oleh The United States Patent and Trademark Office, International Fall berhak atas julukan ini. Sebagai tambahan suhu terendah yang pernah dicatat adalah -40°F atau -40°C


2. Umiat, Alaska



Umiat, Alaska adalah tempat yang paling dingin di Amerika Serikat, dengan suhu rata-rata 10.1°F atau sekitar-12°C .Suhu di Umiat bisa mencapai sekitar 70°F (sekitar 21°C) pada musim panas, dan tau senidirlah kalo di musim dingin. Penduduknya sekitar 5 orang (mungkin hanya terdiri dari peneliti yang bekerja di situ) dengan tak ada penduduk yang permanen. Kitabisa mengikuti kondisi cuaca di sini melalui Umiat Air Field online.

3. Snag



Snag adalah suatu tempat di mana suhu yang paling rendah yang pernah dicatat di Amerika Utara. Pada 3 Februari, 1947, peramal cuaca menambah strip lagi dengan menandai di termometer, karena air raksa di bawah strip angka meteran yang paling rendah. Ketika termometer ditandai kembalai ditemukan bahwa suhunya terbaca -81.4°F (-63°C). Di suhu suhu serendah itu, suara orang bisa didengar sejauh empat mil. Uap nafas membeku di udara selama sampai 15 menit, membuatnya mudah untuk menemukan kemana seseorang sudah pergi.

4. Northice Station



Tempat yang paling dingin di belahan bumi barat adalah Greenland, walaupun bagian ini menurut sejarah merupakan daerah yang termasuk Eropa. Northice Research Station yang berlokasi di tengah Greenland Ice Sheet mencatat suhu -87 °F (-66 °C) pada tanggal 9 Januari, 1954.

5. Yakutsk



Yakutsk, ibukota daerah Yakutia di Siberia yang mempunyai penduduk sebanyak 200.000 orang mengklaim dirinya untuk menjadi kota yang paling dingin di atas bumi. Pada Januari, suhu sehari-hari rata-rata sekitar -58°F (-50°C). Penduduk sering membiarkan mobil mereka hidup seharian untuk menjamin mereka bisa pergi ke rumah, takut beku kali bahan bakarnya ya. Juga diperingatkan untuk tidak memakai kacamata di luar ruangan, mungkin kacamata itu akan menempel di wajah kita dan menggoyakkan sebagian kulit kita bila dilepaskan.

6. Verkhoyansk



Verkhoyansk, di daerah Yakutia, Siberia, terletak dalam Lingkaran Arktik, naik mobil delapan hari dari Yakutsk. Tetapi anda hanya bisa tiba di sana pada waktu musim dingin, kalau danaunya membeku, karena tidak ada jalan lain! 1.300 orang tinggal di Verkhoyansk, bagian yang paling besar di antaranya, memakai rusa kutub untuk manarik kenderaan mereka dan hidup sebagai pemburu binatang berbulu. Daerah ini mempunyai sumber alam berlimpah, termasuk emas, tetapi terlalu dingin untuk mengembangkan pertambangan di sini. Gambar di atas diambil di “Pole of Cold” di Verkhoyansk. Dengan gading mammoth yang dijadikan tugu. Suhu yang sudah dicatat di Verkhoyansk Weather Station menunjukkan rekor minus 72 derajat Celsius, dan suhu rata-rata selama Januari ialah minus 49 derajat Celsius. Sayangnya, kota dekat di samping nama Oimyakon juga mencoba mendapat hak julukan sebagai “Cold Pole”, dengan dasar rekor yang tak resmi minus 78 derajat Celsius.
Daerah ini juga mempunyai julukan sebagai “Stalin’s Death Ring” atau cincin maut Stalin.

7. Oymyakon



Oymyakon, desa yang lain yang terletak di daerah Yakutia, Rusia juga mengklaim menjadi tempat yang paling dingin di belahan bumi utara,. Di bahasa Sakha (suku di Rusia), Oymyakon berarti “air yang tidak membeku”, karena adanya sumber air panas di tengah-tengah permafrost (tanah yg terdapat di daerah beku, yang tidak selalu tertutup salju, CMIIW deh). Pada 26 Januari, 1926, suhu di Oymayakon dicatat -96,2 °F (-71,2 °C). Ada bantahan dengan bilangan ini karena ada ukuran yang didapat melalui acuan yang lebih baik daripada ukuran termometer langsung. Seperi Snag di Kanada, Oymyakon terdapat pada cekungan di antara gunung-gunung, yang menjebak udara dingin. Suhu pada musim dingin sering lebih rendah daripada -50°F (46°C) atau sekitar -76°F(60°).

8. Vostok Station




Di belahan bumi selatan, tak ada lagi argumen tentang tempat yang paling dingin. Suhu yang paling dingin yang pernah dicatat di atas tanah dicatat di Vostok Station, pos penelitian Rusia di Antartika pedalaman. Pada 21 Juli, 1983, termometer mencatat suhu-128,6 °F (-89,2 °C). Menambah kesan bahwa orang-orang Rusia adalah orang-orang yang tahan dingin.


Sumber: http://beritanyata.blogspot.com/

Share
AddThis Social Bookmark Button
Email this post


kerangka manusia terbesar  

Tuesday, December 01, 2009



Inilah Photo Kerangka manusia terbesar yang telah ditemukan di Arab Saudi, namun ada sumber lain juga yang menyatakan jika kerangka ini di temukan di China, yang jelas Photo ini beredar pertama kali di Saudi arabia, dan seorang rekan saya dikirimkan photonya oleh temannya yang kerja disana.
Militer Saudi telah mengamankan seluruh wilayah dan tidak ada seorang pun yang diperbolehkan masuk kecuali ARAMCO personil. Hal ini sangat dirahasiakan untuk kepentingan penelitian, tetapi militer Saudi mengambil beberapa gambar dari udara dan ini dia salah satu foto yang bocor dan keluar di Internet Arab Saudi. Lihat gambar dan perhatikan ukurannya.
Dua orang yang berdiri di gambar dibandingkan dengan ukuran kerangka! Wajah dari dagu hingga dahi adalah sekitar satu meter panjangnya & mata adalah ukuran kepala seseorang - yang dapat Anda bayangkan jika melihat seseorang seperti ini berjalan.
Kemungkinan besar inilah gambaran Nenek moyang kita dahulu kala, dari berbagai sumber yang pernah kita dengar dan baca, bayangkan pada jaman itu Seorang Nabi saja umurnya Ribuan Tahun. Dalam Pikiran kita masing-masing Bila Manusia sebesar ini berarti KOMODO adalah Biawaknya. Lalu Dinosaurus dan makhluk-makhluk aneh lainnya berarti pernah ada.

sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2831959

Share
AddThis Social Bookmark Button
Email this post


Fenomena Alam Aneh, Air Terjun Mengeluarkan Darah Yang Mengalir Terus  

Wednesday, November 18, 2009

Inilah salah satu fenomena alam yang langka terjadi, bagaimana tidak dari sebuah sumber air yang mengalir pada sebuah air terjun bisa terdapat aliran darah yang mengalir terus menerus namun agak lambat. Hal ini terjadi di sebuah Gletser di Antartika tepatnya di lembahMc Murdo wilayah kutub selatan. Pertama kali seorang geolog menemukan air terjun beku tahun 1911 dan mereka menemui hal aneh yang mereka kira adalah warna merah yang mengalir merupakan warna yang berasal dari ganggang merah, namun sifta sejatinya ternyata lebih dari yang mereka duga.

Fenomena Alam yang sangat aneh dan langka, sebuah air terjun mengeluarkan semacam darah terus menerus
Fenomena Alam yang sangat aneh dan langka, sebuah air terjun mengeluarkan semacam darah terus menerus

Kira-kira 2 juta tahun yang lalu Gletser Taylor terkurung dibawah aliran air yang mengandung kumpulan mikroba kuno, dan mereka terisolasi disana dibawah lapisan es yang sangat tebal secara alami, berkembang secara independen mikroba ini hidup tanpa cahaya, panas dan oksigen, dan disana mereka terperangkap pada suatu kondisi salinitas yang sangat tinggi dan kaya akan zat besi sehingga memberikan warna yang merah sama dengan zat besi dalam darah.
Para Ilmuwan memperkirakan cairan seperti darah ini berasal dari mikroba kuno yang terperangkap di dalam celah es
Para Ilmuwan memperkirakan cairan seperti darah ini berasal dari mikroba kuno yang terperangkap di dalam celah es
Dan Air terjun ini terjadi karena adanya sebuah celah dari gletser tersebut yang memungkinkan air subglacial tersebut keluar, membentuk air terjun tanpa mencemari ekosistem didalamnya. Para ilmuwanpun akhirnya menduga dari kesimpulan tersebut bisa sangat mungkin terjadi juga di planet planet lain seperti Mars dan Yupiter, Air terjun berdarah ini benar benar suatu fenomena alam yang ajaib baik secara visual maupun ilmiah.
(Dari Livejournal/Terjemah Ruanghati)
Fenomena Alam yang sangat aneh dan langka, sebuah air terjun mengeluarkan semacam darah terus menerus
Fenomena Alam yang sangat aneh dan langka, sebuah air terjun mengeluarkan semacam darah terus menerus

Share
AddThis Social Bookmark Button
Email this post


Design by Amanda @ Blogger Buster